
IGERS.CO.ID, Cilegon – PT Alnoirda Putra Baja menerima kunjungan dari perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta PT Krakatau Steel dalam rangka peninjauan langsung proses produksi drum baja yang digunakan sebagai wadah penyimpanan dan distribusi aspal. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, industri strategis, dan pelaku UMKM dalam mendukung pengembangan industri manufaktur lokal di Kota Cilegon.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung ke area produksi untuk melihat proses pembuatan drum baja, mulai dari pengolahan bahan baku, pembentukan komponen, perakitan, hingga tahap akhir pengendalian mutu produk. Selain itu, dilakukan diskusi mengenai tantangan dan peluang pengembangan UMKM manufaktur agar mampu berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Perwakilan Disperindag menyampaikan apresiasi atas keberadaan PT Alnoirda Putra Baja yang telah mampu berkembang sebagai industri manufaktur lokal yang menghasilkan produk penunjang sektor infrastruktur. Keberadaan industri seperti ini dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan nilai tambah bagi daerah serta mendukung program peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

Perwakilan dari PT Alnoirda Putra Baja yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD KNPI Kota Cilegon M Naufal Akbar menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kota Cilegon bersama PT Krakatau Steel terhadap perkembangan UMKM industri di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Disperindag dan PT Krakatau Steel ke PT Alnoirda Putra Baja. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas produk. Kami berharap sinergi program antara Pemerintah Kota Cilegon dan PT Krakatau Steel dapat menjamin keberadaan serta kesiapan pasokan bahan baku bagi UMKM di Kota Cilegon sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus meningkatkan kapasitas produksi dan daya saingnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa ketersediaan bahan baku yang berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri hilir di Kota Cilegon.

“Target besar yang ingin kita capai adalah terwujudnya hilirisasi industri di Kota Cilegon. Bahan baku yang dihasilkan oleh industri besar di Cilegon diharapkan dapat diolah kembali oleh UMKM dan industri lokal menjadi produk jadi yang memiliki nilai tambah dan nilai jual lebih tinggi. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari keberadaan industri dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha daerah,” tambahnya.
Sebagai Bendahara DPD KNPI Kota Cilegon, dirinya juga berharap semakin banyak pelaku usaha muda yang mampu memanfaatkan peluang pengembangan industri hilir sehingga tercipta ekosistem usaha yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Kunjungan diakhiri dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk terus membangun kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan UMKM industri manufaktur. Melalui sinergi antara pemerintah, industri besar, dan pelaku usaha lokal, diharapkan Kota Cilegon dapat menjadi pusat hilirisasi industri yang mampu menciptakan produk-produk bernilai tambah serta memperkuat perekonomian daerah dan nasional.

More Stories
Silmy Karim Wamen Imipas Tersangka KPK Terima 100 Juta per Minggu Tiap Jumat Dari Urus Izin Tinggal WNA
Ketua DPRD Cilegon Soroti ISPU Mati, Alarm Serius Pengawasan Udara Kota Industri
Harga Plastik Naik, Joss Laundry Cilegon Tetap Tahan Tarif Demi Pelanggan