Kolaborasi Pemkot dan Industri 50 Bus Mudik Gratis Berangkatkan 2000 Warga Cilegon

IGERS.CO.ID, Cilegon – Pemerintah Kota Cilegon kembali memfasilitasi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman melalui program Mudik Gratis Penuh Berkah. Sebanyak 50 unit bus diberangkatkan dari halaman Kantor Wali Kota Cilegon pada Minggu (15/3), mengangkut lebih dari dua ribu pemudik menuju berbagai daerah tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat sekaligus hasil kerja sama dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Cilegon. Dukungan dari berbagai sektor industri dinilai sangat membantu dalam penyediaan armada transportasi bagi warga yang hendak mudik.

Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan meringankan beban biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga menjadi upaya menghadirkan mudik yang lebih aman dan nyaman. Ia berharap seluruh peserta perjalanan dapat tiba di kampung halaman dengan selamat, berkumpul bersama keluarga, dan kembali ke Cilegon dalam kondisi sehat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri, menjelaskan bahwa penyelenggaraan mudik gratis tahun ini menerapkan sistem pendaftaran secara daring. Setiap peserta yang telah terdaftar mendapatkan barcode sebagai bukti keberangkatan untuk mempermudah proses verifikasi saat naik bus.

Meski menggunakan sistem digital, Dishub tetap menempatkan petugas pendamping di setiap armada untuk membantu para pemudik selama perjalanan. Petugas tersebut juga bertugas memastikan kelancaran keberangkatan hingga membantu apabila ada kendala di lapangan.

Para peserta mudik juga diimbau memperhatikan titik turun yang telah ditentukan agar tidak terlewat hingga pemberhentian akhir. Selain itu, pemudik diminta menjaga barang bawaan masing-masing selama perjalanan berlangsung.

Program ini disambut positif oleh masyarakat. Wulandari, warga Kelurahan Rawa Arum yang hendak pulang ke Blitar, Jawa Timur, menilai sistem pendaftaran online lebih praktis dibandingkan metode sebelumnya karena dapat menghindari antrean panjang.

Apresiasi serupa disampaikan Fika, warga Kelurahan Bulakan dengan tujuan Yogyakarta. Ia menilai program mudik gratis sangat membantu masyarakat dalam menghemat biaya perjalanan, terutama menjelang Hari Raya. Ia juga berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang dengan jumlah armada yang lebih banyak sehingga semakin banyak warga yang terbantu.